Tag

Slider

Browsing

Peningkatan kinerja dosen di lingkungan Universitas Negeri Medan (UNIMED) , pada Fakultas Ilmu Pendidikan pada prodi Guru Sekolah Dasar harus terus ditingkatkan. Salah satunya adalah pemutakhiran Sinta dan Google Scholar. Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi berupaya untuk membuat perangkingan penulisan bagi para peneliti di Indonesia melalui situs sintaristekdikti.go.id. Tujuannya adalah memperoleh pendataan dengan baik berapa sebetulnya karya pueblikasi ilmiah dosen yang telah dihasilkan pada kebanyakan perguruan tinggi maupun personal peneliti di Indonesia. Walau berbeda versi dengan Lembaga indeks lainnya, namun database tetap mengacu kepada kriteria Jurnal dimaksud (DOAAJ, EBSCO, Google Scholar, Copernicus, ERA, WoS, Scopus and etc.)Peningkatan kinerja dosen di lingkungan Universitas Negeri Medan (UNIMED) , pada Fakultas Ilmu Pendidikan pada prodi Guru Sekolah Dasar harus terus ditingkatkan. Salah satunya adalah pemutakhiran Sinta dan Google Scholar. Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi berupaya untuk membuat perangkingan penulisan bagi para peneliti di Indonesia melalui situs sintaristekdikti.go.id. Tujuannya adalah memperoleh pendataan dengan baik berapa sebetulnya karya pueblikasi ilmiah dosen yang telah dihasilkan pada kebanyakan perguruan tinggi maupun personal peneliti di Indonesia. Walau berbeda versi dengan Lembaga indeks lainnya, namun database tetap mengacu kepada kriteria Jurnal dimaksud (DOAAJ, EBSCO, Google Scholar, Copernicus, ERA, WoS, Scopus and etc.)

Belum Optimalnya para dosen yang melakukan penelitian diseluruh pendidikan tinggi di Indonesia adalah merupakan fenomena yang harus segera memerlukan turun tangan Kemenristekdikti untuk membangun kesadaran seluruh dosen. Namun demikian, sinta ristekdikti sebagai pengelolaan data sumber wajib memudahkan penilaian dalam berbagai kegiatan usulan yang ada pada kementerian. Dengan begitu pemutakhiran Sinta dan Google Scholar sangat diperlukan bagi kepentingan Universitas, Fakultas dan Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNIMED.

Sabtu (25/7/20) Prodi PGSD FIP UNIMED telah melaksanakan sosialisasi pelaksanaan KKN secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting, yang dimulai pada pukul 09.00-selesai. Kegiatan ini diikuti oleh 251 peserta, yang terdiri dari Bapak Dekan FIP, Bapak Ketua Jurusan PGSD, Bapak/Ibu Dosen Pembimbing Lapangan Prodi PGSD serta seluruh Mahasiswa/i PGSD yang akan melaksanakan KKN.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan FIP Bapak Prof. Dr. Yusnadi, MS. sekaligus memberikan bimbingan dan arahan terkait pelaksanaan KKN serta bersama dengan Ketua Jurusan PGSD Bapak Dr. Irsan Rangkuti, M.Pd., M.Si. yang turut memberikan sambutan dan arahan terkait pelaksanaan KKN nantinya. Melalui Ibu Sri Mustika Aulia, S.Pd., M.Pd. selaku moderator, setiap peserta diperbolehkan untuk bertanya serta memberikan sanggahan mengenai teknis pelaksanaan KKN di tengah pandemi Covid-19.

Pada paparannya, Dr. Irsan Rangkuti, M.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa tanggal 28 Juli adalah hari pemberangkatan resmi oleh Bapak Rektor UNIMED via Zoom dan tanggal 29 Agustus nanti sebagai akhir pelaksanaan KKN. Untuk Bapak/Ibu DPL bisa membuat kesepakatan dengan masing-masing mahasiswa supaya tersambung dengan Kepala Desa di lapangan melalui kegiatan dengan fasilitas daring seperti Google Meet, Zoom, atau Video Call seperti yang sudah disepakati untuk tiga kegiatan yaitu mengantar, memonitoring, serta penjemputan. Beliau juga berpesan untuk senantiasa menjaga kesehatan, rajin mengkonsumsi makanan bergizi, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saran saya pada tanggal 28 Juli nanti setelah diberangkatkan secara resmi oleh Bapak Rektor saudara DPL bisa berkoordinasi dengan mahasiswa di lapangan untuk menggunakan fasilitas daring secara resmi agar Bapak/Ibu DPL dapat berkomunikasi secara resmi dengan Kepala Desa yang disana ada mahasiswa kita, jadi Bapak/Ibu DPL tidak perlu turun tangan ke lapangan. Demikian nanti saat melakukan monev bisa berkoordinasi dengan mahasiswa kapan waktunya bisa memonev mereka secara resmi, terkomunikasi dengan pihak-pihak yang mengelola desa dimana mereka melaksanakan KKN. Termasuk nanti pada tanggal 28 atau 29 Agustus nanti saudara DPL bisa berkomunikasi dengan Kepala Desa untuk sekaligus pamit menjemput mahasiswa untuk kembali ke kampus. Jadi walaupun belum ada diatur dalam panduan dan kita belum mendapatkan buku Panduan KKN 2020 hanya yang ada buku Pembimbingan, saran saya seperti itu paling tidak Bapak/Ibu DPL bisa melakukan video call dengan Kepala Desanya baik saat mengantar, memonitor, serta waktu penjemputan mahasiswa kembali ” ungkap Dr. Irsan Rangkuti.

Akhir dari kegiatan ini ditutup dengan rangkuman dan doa yang dibawa oleh moderator. Adapun tiga rangkuman yang di dapat dari kegiatan sosialisasi daring KKN ini adalah pendidikan untuk wisata, wisata ramah anak, dan kemajuan untuk desa.

“Semoga kegiatan KKN di daerah masing-masing dapat berjalan dengan lancar, semoga rekan-rekan mahasiswa di Desa dapat benar-benar memaksimalkan potensi yang ada di desa supaya lebih berkembang, menjadi lebih baik, dan membawa kemajuan untuk desanya masing-masing.” ujar moderator. (Humas PGSD/FIP UNIMED)

MEDAN –HMJ Pendidikan Guru Sekolah Dasar menggelar PGSD FAIR UNIMED 2019 dengan tema “Aktualisasi Peran Mahasiswa dalam Menyelesaikan Problematika Pendidikan Menuju Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yang dimulai selasa, 9 – 10 April 2019 yang diadakan di Pelataran FIP Unimed dan Auditorium Unimed. Bentuk – bentuk kegiatan yang diadakan pada acara tersebut, diantaranya Lomba Karya Essay, Lomba Micro Teaching, Lomba Media Pembelajaran, Lomba Video Kreatif dan Lompa Mewarnai dan Olimpiade tingkat SD.

Kegiatan ini dibuka oleh WD 1 Prof. Dr. Yusnadi, M.S., adapun yang hadir Kajur FIP, puluhan Dosen dan ratusan Mahasiswa FIP Unimed.

Wakil Dekan I FIP Prof. Dr. Yusnadi, M.S dalam sambutanya mengatakan PGSD diharapkan mampu meningkatkan kesadaran Mahasiswa akan pentingnya penulisan dan penelitian , menciptakan siswa/i Sekolah Dasar yang berdaya saing dan aktif melalui ajang kompetisi dan Wadah untuk meningkatkan aktualisasi peran mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan pendidikan di Indonesia pada revolusi industri 4.0 dengan solusi-solusi kreatif guna membangun Indonesia.

Kegiatan PGSD FAIR 2019 ini merupakan tahun kedua dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan PGSD. Kegiatan ini melibatkan banyak mahasiswa dan siswa/i sekolah Dasar yang akan ikut berpartisipasi dalam berbagai ajang lomba yang diadakan.Kegiatan ini berisikan berbagai macam kompetisi yang akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan kreativitas serta inovasi yang dimilikinya. Peserta PGSD Fair diikuti dari berbagai Universitas dalam dan luar daerah serta SD se Sumatera Utara.

Adapun tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan ini adalah Menyalurkan dan mengembangkan potensi Mahasiswa melalui kegiatan penulisan dan penelitian, Membangun budaya Ilmiah dengan kegiatan berbasis akademik dan IPTEK, Meningkatkan inovasi dan kreasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global, Menjadi wadah bagi siswa/i Sekolah Dasar untuk mengembangkan bakat dan minatnya sehingga siswa/i Sekolah Dasar dapat berkreasi dan mengembangkanseluruh potensi yang dimilikinya, Memotivasi siswa/i Sekolah Dasar untuk meningkatkan kemampuan intelektual, seni serta kreativitasnya sehingga siswa/i Sekolah Dasar dapat memacu kemampuan berpikir nalarnya.(Humas Unimed/ms)

Prodi PGSD FIP Unimed menggelar Seminar Nasional yang bertema “Guru Pembelajar, Guru Milenial” yang berlangsung di Gedung Auditorium Unimed, Rabu (27/11). Dengan mengundang narasumber Ketua Panitia Nasional UKM PPG Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. yang merupakan Tokoh Pendidikan Sumatera Utara dan Guru SD Muhammadiyah Sapen I Yogyakarta, Estin Farida, S.Si., M.Pd. yang merupakan Juara I Guru SD Berpretasi tahun 2019. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan hari guru nasional.

Sebanyak 858 orang dari mahasiswa PGSD Unimed, guru-guru SD, dan pemakalah. Turut hadir pada acara tersebut, Rektor Unimed Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes. bersama Wakil Rektor, Dekan se-lingkungan Unimed, Kepala LPPM, Kepala LPPMP, dan Dosen PGSD Unimed.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor Unimed, Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes. menguraikan tantangan era revolusi industri 4.0 adalah 1. internet of think, ini sudah dilaksanakan oleh Unimed dengan Blended Learning, 2. Artificial Intelegent yaitu kecerdasan buatan, terpenting adalah orang yang membuatnya, 3. Conectivity Bigdata, mengenai literasi data, literasi manusia dan literasi teknologi 4. Resource Colaboration, ini yang terpenting adalah memanfaatkan sumber belajar. Dengan acaraini dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan informasi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. (Humas Unimed/eo)